22 Juni 2018

Anjuran mengenai latihan fisik

Anjuran mengenai latihan fisik
Oleh : P2PTM Kemenkes RI

FREKUENSI
Latihan dilakukan 3-5 kali per minggu dan bila kondisi kesehatan memungkinkan dapat ditingkatkan menjadi 5-7 kali perminggu (ACSM 2011) INTENSITAS
Latihan ini yang dilakukan dalam intensitas sedang, yang diukur dengan cara :
- Menghitung denyut nadi saat latihan 50% - 70% denyut nadi maksimal (DNM = 220 - umur)
-Talk test atau tes bicara intensitas sedangMasih dapat berbicara saat latihan namun tidak dapat bernyanyi, denyut jantung dan frekuensi napas meningkat, dan tubuh mengeluarkan keringat. TIPE ATAU JENIS LATIHAN
Jenis latihan yang dilakukan terutama adalah latihan aerobik, seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, jalan di kolam renang. WAKTU LATIHAN
Latihan disesuikan dengan kemampuan setiap individu, dan dinaikkan secara bertahap hingga mencapai waktu latihan 150 menit per minggu, ditingkatkan secara bertahap sampai dengan 300 menit per minggu dan diusahakan 30 - 60 menit perkali latihan.
*bagi yang memiliki waktu terbatas maka waktu latihan dapat dilakukan masing-masing 10 menit sehingga terakumulasi menjadi 30 - 60 menit perhari. HIIT (HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING)
Salah satu pilihan untuk membakar lemak berlebih, dengan melakukan latihan erintensitas tinggi sekali seminggu dapat memberikan hasil yang efektif dalam membantu menyingkirkan timbunan lemak.

Baca Juga Lakukan latihan fisik dengan BBTT, apa itu BBTT ?



Upcoming Agenda
10 Mei 2021

Hari Lupus Sedunia 2021

08 Mei 2021

Hari Talasemia Sedunia 2021

22 April 2021

Sosialisasi Daring Pedoman Pengelolaan Prediabetes untuk Tenaga Kesehatan di 5 Provinsi

18 April 2021

Hari Diabetes Nasional 2021

Selengkapnya
Newsletter

Tetap terhubung dengan kami untuk Update info terbaru agenda-agenda PTM Kementerian Kesehatan Indonesia