11 Oktober 2016

Hari Obesitas Dunia 2016

Hari Obesitas Dunia 2016
Oleh : aulia

Obesitas pada anak-anak dan remaja telah meningkat pesat di seluruh belahan dunia, bahkan hanya segelintir negara saja yang baru mengambil tindakan terhadap masalah yang mempengaruhi kesehatan, pencapaian pendidikan, dan kualitas hidup ini.

Obesitas pada Anak

Tingkat rata-rata obesitas pada anak dan remaja telah meningkat di seluruh belahan dunia.

Walaupun tingkat obesitas setara pada beberapa negara, jumlah penderita obesitas terus menerus meningkat, hal ini umumnya terjadi pada negara dengan pendapatan kecil dan sedang.

Obesitas dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan anak, pencapaian pendidikan anak, dan kualitas hidup si anak.

Perkembangan dalam menumpas obesitas anak berjalan sangat lambat dan tidak konsisten di semua belahan dunia.

Pada Mei 2012, World Health Assembly ke-65 mengesahkan Comprehensive Implementation Plan on Maternal, Infant and Young Child Nutrition (ref 2) dengan 6 target gizi dunia yang harus dicapai pada tahun 2025, termasuk target nomor 4, yaitu tidak ada peningkatan kelebihan berat badan pada bayi dan anak-anak berusia di atas 5 tahun.

Pada Mei 2016, World Health Assembly ke-69 berkomitmen untuk menyusun strategi nasional untuk memusnahkan obesitas pada anak-anak seperti yang telah direkomendasikan oleh WHO Commission on Ending Childhood Obesity.

The WHO Commission on Ending Childhood Obesity (ECHO)

WHO Commission on Ending Childhood Obesity didirikan pada tahun 2014 oleh Dirjen WHO Dr Margaret Chan. Perangkat ini diberikan tugas untuk memberikan laporan terkait tentang pendekatan dan kombinasi intervensi paling efektif untuk menumpas obesitas pada anak-anak dan remaja di berbagai konteks di dunia. Laporan terkahir telah dikeluarkan pada Januari 2016 kemarin.

Anjuran utama

1. Mengurangi resiko obesits dengan mengutarakan elemen penting tujuan hidup.

2. Merawat anak obesitas untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatannya nanti.

3. Menumpas lingkungan dan perilaku obesogenic.

Anjuran khusus telah dibuat berdasarkan 6 rukun:

1. Pengggalaan asupan makanan sehat.

2. Penggalaan aktifitas fisik.

3. Pemikiran dan perawatan kehamilan.

4. Program diet dan aktifitas fisik anak-anak.

5. Kesehatan, gizi, dan aktifitas fisik anak-anak sekolah.

6. Pengelolaan berat badan.

Tentang Hari Obesitas Dunia

Hari Obesitas Dunia diadakan pada tahun 2015 untuk menstimulasi dan mendukung solusi praktis dalam membantu masyarakat dunia dalam mencapai dan mengatur berat tubuh ideal dan untuk menumpas krisis obesitas.

Hari Obesitas Dunia tahun 2016 ini berfokus pada obesitas pada anak-anak, sejalan dengan laporan komisi WHO dalam menumpas obesitas pada anak-anak.

Tentang World Obesity Federation

World Obesity Federation (Federasi Obesitas Dunia) mewakili anggota ilmuwan, komunitas peneliti dan medis dari lebih 50 negara dan regional, dan asosiasi obesitas nasional.

Melalui keanggotaan kami, kami membuat organisasi yang terdedikasi untuk memecahkan masalaha obesitas.

Misi kami adalah memimpin dan mengendalikan usaha dunia untuk mengurangi, mencegah, dan menyikapi obesitas.


Artikel Sebelumnya
Peningkatan Kapasitas Petugas Puskesmas Dalam Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Dan Payudara Dikab Lembata Prov Ntt
Artikel Selanjutnya
Reformasi Kebijakan Cukai Pada Tembakau: Langkah Awal Untuk Indonesia Sehat

Upcoming Agenda
24 Oktober 2018

Hari Dokter Nasional

20 Oktober 2018

Hari Osteoporosis Sedunia

19 Oktober 2018

Pra-HKN 54 Pasar Kramat Jati

10 Oktober 2018

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

Selengkapnya
Newsletter

Tetap terhubung dengan kami untuk Update info terbaru agenda-agenda PTM Departemen Kesehatan Indonesia