23 Mei 2019

Kemenkes Terus Kembangkan Kerja Sama dengan The Union

Kemenkes Terus Kembangkan Kerja Sama dengan The Union

Menteri Kesehatan Nila Moeloek didampingi Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dirjen Kesehatan Masyarakat dan Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri bertemu dengan Direktur International Union Against Tuberculosis and Lung Disease (The Union) Jose Luis Castro dan Deputy Regional Director, The Union Asia Pacific, Tara Singh Bam, pada WHA 72 di Jenewa (20/5)

Oleh : P2PTM Kemenkes RI

Menteri Kesehatan Nila Moeloek didampingi Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dirjen Kesehatan Masyarakat dan Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri bertemu dengan Direktur International Union Against Tuberculosis and Lung Disease (The Union) Jose Luis Castro dan Deputy Regional Director, The Union Asia Pacific, Tara Singh Bam, pada WHA 72 di Jenewa (20/5).

Pada kesempatan tersebut Menkes Nila menyampaikan apresiasi dukungan The Union pada upaya pengendalian masalah kesehatan paru melalui kerjasama dengan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). The Union juga terlibat dalam pengendalian rokok, khususnya pada pengembangan regulasi dan implementasi kawasan Tanpa Rokok serta pengendalian iklan-sponsorship rokok di Kabupaten/Kota melalui Aliansi Bupati Walikota Peduli Kawasan Tanpa Rokok.

Dirjen P2P Anung Sugihantono menyatakan bahwa apa yang sudah dikerjakan The Union di Indonesia akan terus dikembangkan. Saat ini yang menjadi fokus perhatian untuk pengembangan adalah yang berkaitan dengan tuberkulosis dan diabetes mellitus dengan memanfaatkan peran dokter keluarga dalam pelayanan kesehatan primer. Peningkatan upaya preventif yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan skrining kasus Tuberkulosis laten melalui inisiatif “Test and Treat”. Sementara untuk TB DM adalah dengan melakukan skrining tuberkulosis pada penderita DM dan juga sebaliknya – skrining Diabetes Melitus pada penderita tuberkulosis.

The Union diundang untuk bekerjasama melaksanakan intervensi pilot di beberapa provinsi dalam kegiatan yang dimaksud. Untuk melaksanakannya maka perpanjangan MoU antara The Union dengan Kemenkes RI masih diperlukan, dan untuk pelaksanaan kegiatan intervensi pilot tersebut, perlu ditindaklanjuti dalam pembahasan teknis kegiatan bersama program tuberkulosis dan program DM.

#DiabetesMelitus #TBDM #Skrining


Artikel Sebelumnya
Talasemia, Penyakit Berbiaya Tinggi Ke-5 Di Indonesia
Artikel Selanjutnya
Indonesia – Singapura Bahas Kerja Sama Pengendalian Penyakit Menular Dan Tidak Menular