18 September 2018

Optimisme Program PPTM di UPT Puskesams Cikajang Kab. Garut dengan Penerapan E-Posbindu PTM

Optimisme Program  PPTM di UPT Puskesams Cikajang Kab. Garut dengan Penerapan E-Posbindu PTM

Kujungan pada Kegiatan Posbindu PTM di UPT. Puskesmas Cikajang

Oleh : Agus Dinar

Monev Program PPTM di UPT. Puskesmas Cikajang

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang disebabkan bukan karena proses infeksi. Penyakit ini berhubungan dengan gaya hidup sebagai faktor risikonya serta proses degeneratif. Faktor risiko utama penyakit tidak menular meliputi :

- perilaku merokok

- konsumsi alkohol

- diet tidak sehat (dianjurkan makan buah sayur setiap hari)

- stres (perlu pengendalian stres)

- kurang aktifitas fisik.Senam Sehat Hari Jumat di Posbindu PTM UPT. Puskesmas Cikajang

Manajemen pengendalian penyakit tidak menular harus dilakukan secara komprehensif. Manajemen pengendalian dilakukan melalui upaya peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan secara teratur dan rehabilitasi. Tindakan pengobatan dan rehabilitasi membutuhkan biaya yang tinggi sehingga peningkatan kesehatan dan pencegahan perlu mendapat prioritas. Pendekatan yang dilakukan salah satunya melelui manajemen surveilans faktor risiko.  

UPT. Puskesams Cikajang Kabupaten Garut melakukan berbagai terobosan dalam rangka manajemen faktor risiko PTM diwilayah kerjanya.  Kegiatan yang dilakukan dengan cara :

1. peningkataan koordinasi antar program

2. sinergisitas antar pengelola program

3. dibentuknya penanggung jawab wilayah ditiap desa yang terdiri dari perawat, bidan dan

    petugas lainnya

4. meningkatkan kemitraan denagan seluruh komponen pemerintah dan masyarakat di lingkungan

    Kecamatan Cikajang melalui Forum Koordinasi Pimpinan Di Kecamatan.

5. Penyelenggaraan E-Posbindu

Sosialisasi Pengendalian PTM di Posbindu PTM

Kepala Puskesmas Cikajang dr. Hj. Vinta Vini Dyah mengungkapkan perlunya melakukan langkah-langkah nyata dalam pengendalian penyakit tidak menular ini. Perlunya melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan dengan prinsip "jemput bola" menyentuh kantung-kantung masyarakat melalui upaya UKBM seperti Kegiatan Posbindu PTM, Prolanis, senam sehat setiap jumat. Puskesmas Cikajang telah melakukan upaya-paya tersebut hasilnya alhamdulilah beberapa desa mengalami penurunan kasus PTM seperti hipertensi dan lain lain. 

Pemeriksaan di Posbindu PTM

Koordinator pengelola PPTM Puskesmas Cikajang Hexa Fajar Yunia Amd.Keb dan Astri Citra Ningtyas Amd,Keb. menambahkan bahwa Program PPTM di puskesmas cikajang mendapat dukungan dan respon baik dari kepala puskesmas. Adanya keterlibatan seluruh pegawai puskesams dan terbentuknya penanggungjawab wilayah dalam pengelolaan program didesa merupakan dukungan dari pimpinan. Puskesmas Cikajang mengelola lebih dari 114 posbindu PTM semuanya telah melakukan E-Posbindu melalui Portal Web PPTM. Pendekatan surveilans faktor risiko PTM melalui E-POsbindu PTM sedang kami giatkan. Program tersebut untuk memudahkan pencatatan dan pelaporan. 


Artikel Sebelumnya
24.80% Dari Seluruh Wus Di Wilayah Kota Cimahi Telah Dilakukan Iva Test Dan Sadanis Th 2018
Artikel Selanjutnya
Pendekatan Papa Damat (pamariosan Ptm Bada Jumat) Tingkatkan Jejaring Kunjungan Posbindu Ptm Di Upt. Puskesmas Siliwangi Garut