21 Januari 2019

Dinas Kesehatan Kabupaten Garut : Tingkatkan Pencegahan dan Pengendalian PTM dengan Seminar

 Dinas Kesehatan Kabupaten Garut : Tingkatkan Pencegahan dan Pengendalian PTM dengan Seminar

Narasumber Dr. Ardini Raksanagara, dr., MPH presentasi materi perilaku merokok dalam perspektif kesehatan

Oleh : Agus Dinar

Dewasa ini telah terjadi pergeseran pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular atau disebut PTM merupakan penyakit yang berhubungan dengan perilaku, pola hidup dan proses degeneratif seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, penyakit paru obstruksi kronis, kanker dll. Berdasarkan laporan WHO 2014 kejadian penyakit tidak menular sebanyak 57% atau lebih banyak dibandingkan penyakit menular dengan presentase 30%. Kondisi tersebut, menjadikan PTM  penyabab kematian terbanyak.

Di indonesia kejadian penyakit tidak menular semakin meningkat. Kondisi tersebut mengakibatkan tingginya beban pembiayaan pengobatan. Pada tahun 2016, penyakit tidak menular menghabiskan biaya JKN sangat tinggi, untuk klaim penyakit jantung saja sebesar 6,9 T,  kanker 1,9 T, stroke 1,5 T, diabetes 1,2 T dan masih banyak lagi.

Tren ini kemungkinan akan terus berlanjut seiring dengan perubahan perilaku masyarakat. Telah terjadi pergeseran perilaku masyarakat yang menjadi faktor risiko PTM. Faktor risiko utama PTM yaitu perilaku merokok, alqohol, diet tidak seimbang termasuk kurang makan buah sayur, kurang aktifitas fisik dan stres. Masyarakat sekarang ini, cenderung kurang melakukan aktifitas fisik, lebih menyukai makan makanan yang siap saji (fast food) dan makanan junk food atau makanan-makanan tinggi gula, lemak, garam dll. Kodisi tersebut mengakibatkan tingginya faktor risiko kejadian penyakit tidak menular.

Oleh sebeb itu, upaya pengandalian peyakit tidak menular sejak dini harus penjadi prioritas. Pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi untuk melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular. Dalam rangka meningkatkan pengetahun penyelenggara pelayanan kesehatan dan pihak lain yang secara aktif terlibat langsung dalam pembangunan kesehatan maka kami menganggap perlu dilaksanakannya kegiatan seminar kesehatan dalam rangka pengendalian penyakit tidak menular.

Seminar Kesehatan dalam rangka memperingati HKN ke 54

Kegiatan seminar kesehatan juga diselenggarakan dalam momentum memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN ke-54). Kesempatan momentum ini, menjadi titik tolak menumbuhkan kesadaran paradigma pembangunan kesehatan yaitu paradigma sehat. Hal tersebut selaras dengan tema HKN Ayoo Sehat Mulai dari Kita.

Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain adalah  diharapkan ada  kesepahaman tentang kendala dan strategi pengendalian penyakit tidak menular ;Adanya diseminasi informasi pengendalian perilaku merokok dalam perspektif kesehatan ;Update penatalaksanaan kasus hipertensi dan krisis hipertensi di FKTP.

Narasumber yang mengisi acara adalah : Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dr. Ardini Raksanagara, dr., MPH dari Universitas Padjadjaran Bandung ; dr. Yanti, Sp.PD dari RSU dr. Slamet Garut

Peserta berjumlah  200 orang yang berasal dari Dinas kesehatan, Kepala Puskesams, Dokter, Perawat, bidan, Mahasiswa, organisasi profesi kesehatan serta lintas sektor spt Bappeda, dll

Pemberian Penghargaan Oleh ka. Bidang P2P dr. Hj. Janna M Yajariawati, MKM

Pemberian Penghargaan Kepada Puskesmas dengn pengelolaan data surveilans PPTM 
terbaik oleh Kepala Bidang P2P dr. Hj. Janna M Yajariawati, MKM.

Pemberian Penghargaan Pada Enam Puskesmas Dengan Pengelolaan PPTM Terbaik

Foto bersama penerima piagam penghargaan pada acara seminar kesehatan 
Pencegahan dan Pengendalian PTM di Hotel Fave Cimanuk, 12 Desember 2018

Penghargaan Untuk Puskesmas dengan Surveilans PTM Terbaik

Pada kesempatan ini juga memberikan piagam penghargaan dari Kepala Dinas Kesehatan kepada puskemas yang telah berusaha dengan baik melakukan kegiatan surveilans pengendalian penyakit tidak menular. Penghargaan tersebut diberikan kepada 6 puskesmas terbaik yaitu :

  1. Puskesmas Cikajang
  2. Puskesams Guntur
  3. Puskesams Sindangratu
  4. Puskesams Haurpanggung
  5. Puskesmas Pembangunan
  6. Puskesmas Selaawi

Kampanye FR PTM dalam seminar kesehatan


Artikel Sebelumnya
Bangun Kemitraan Bersama Kader Posbindu Ptm Melalui Sosialisasi E-posbindu Ptm Di Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Tahun 2018
Artikel Selanjutnya
Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Tingkatkan Sinergisitas Pelayanan Kesehatan Jemaah Haji Dengan Program Pptm