21 Januari 2019

Bangun Kemitraan Bersama Kader Posbindu PTM melalui Sosialisasi E-Posbindu PTM di Dinas Kesehatan Kabupaten Garut tahun 2018

Bangun Kemitraan Bersama Kader Posbindu PTM melalui Sosialisasi E-Posbindu PTM  di Dinas Kesehatan Kabupaten Garut tahun 2018

Sosialisasi E Posbindu PTM

Oleh : Agus Dinar

Di indonesia kejadian penyakit tidak menular semakin meningkat. Kondisi tersebut mengakibatkan tingginya beban pembiayaan pengobatan. Pada tahun 2016, penyakit tidak menular menghabiskan biaya JKN sangat tinggi, untuk klaim penyakit jantung saja sebesar 6,9 T,  kanker 1,9 T, stroke 1,5 T, diabetes 1,2 T dan masih banyak lagi.

Tren ini kemungkinan akan terus berlanjut seiring dengan perubahan perilaku masyarakat. Telah terjadi pergeseran perilaku masyarakat yang menjadi faktor risiko PTM. Faktor risiko utama PTM yaitu perilaku merokok, alqohol, diet tidak seimbang termasuk kurang makan buah sayur, kurang aktifitas fisik dan stres. Masyarakat sekarang ini, cenderung kurang melakukan aktifitas fisik, lebih menyukai makan makanan yang siap saji (fast food) dan makanan junk food atau makanan-makanan tinggi gula, lemak, garam dll. Kodisi tersebut mengakibatkan tingginya faktor risiko kejadian penyakit tidak menular.

Oleh sebeb itu, upaya pengandalian peyakit tidak menular sejak dini harus penjadi prioritas. Pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi untuk melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular. Dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular, perlu adanya melibatkan masyarakat melalui kader kesehatan (kader posbidnu PTM).

Kader posbindu PTM merupakan sumber daya wujud keterlibatan masyarakat. salah atu keterlibatan yang ingin didorong adalah dalam pengelolaan data posbidnu PTM melalui Elektonik Posbindu PTM (E-Posbindu PTM) pada aplikasi portalweb PPTM.

Kegiatan sosialisasi E-Posbindu PTM, ini penting dilakukan mengingat kegiatan Posbindu PTM telah hadir di tiap-tiap desa di Kabupaten Garut. Oleh sebab itu, perlu didukung dengan pencatatan dan pelaporan yang transparan, mudah diakses dengan pendekatan teknologi.

Antusias para kader mengikuti praktek input data offline

Tujuan Kegiatan :

Adanya peningkatan upaya surveilans faktor risiko PTM di Posbindu-Posbindu PTM dengan melibatkan masyarakat, melalui pencatatan dan pelaporan berbasis Aplikasi

Praktek Input Data Faktor Risiko PTM

Pelaksanaan Kegiatan :

Angkatan I              : 18 Desember 2018

Angkatan II             : 19 Desember 2018

Angkatan III            : 20 Desember 2018

Tempat                   : Hotel Alamanda. Sosialisasi E Posbindu PTM pada KaderJalan Otista Nomor 234 Tarogong-Garut


Artikel Sebelumnya
Praktik Lapangan Pelatihan Pandu Ptm Angkatan 3 Di Puskesmas Kutawaringin Kab. Bandung
Artikel Selanjutnya
Dinas Kesehatan Kabupaten Garut : Tingkatkan Pencegahan Dan Pengendalian Ptm Dengan Seminar

Upcoming Agenda
01 Juli 2019

Hari Buah Sedunia 2019

11 Juni 2019

Puncak acara Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2019dan Penganugerahan Penghargaan Penegakan Implementasi KTR 2019

22 Juni 2019

Kegiatan Skrining FR PTM di Giant Pangkalpinang

29 Juli 2019

Kegiatan Pelatihan Pengendalian Kanker Serviks dan Payudara

Selengkapnya
Newsletter

Tetap terhubung dengan kami untuk Update info terbaru agenda-agenda PTM Kementerian Kesehatan Indonesia