26 Januari 2016

Pelatihan Posbindu Khusus Melalui UKS Di 14 SMA Kabupaten Sidoarjo

Pelatihan Posbindu Khusus Melalui UKS Di 14 SMA Kabupaten Sidoarjo
Oleh : omeoo

Pada tanggal 3 s.d. 6 Juni 2015 UPT Latkesmas Murnajati Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Petugas dalam Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Khusus Provinsi Jawa Timur. Namun, melalui kegiatan ini Kabupaten Sidoarjo hanya dihadiri oleh perwakilan dari 1 sekolah.

Keseriusan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dalam mengendalikan Penyakit tidak Menular di usia produktif dibuktikan dengan melaksanakan pelatihan posbindu khusus melalui UKS dengan melibatkan 14 Sekolah setingkat Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama dilaksanakan tanggal 7 Desember 2015 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, sedangkan sesi kedua dilaksanakan tanggal 10 Desember 2015 di Aula Puskesmas Sidoarjo.

Pelatihan ini dibuka oleh Bapak Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Bapak Drs. Setyo Winarno, M.Si. Adapun materi yang disampaikan yaitu Kebijakan Pengendalian Penyakit tidak Menular, Penjabaran Kegiatan Posbindu Khusus melalui UKS, Penyakit tidak Menular akibat Merokok, Teknis Pelaksanaan Posbindu. Kegiatan ini juga melibatkan Bidang PKM Dinkes Kabupaten Sidoarjo. Selain itu, masing-masing sekolah didampingi oleh penanggung jawab wilayahnya yaitu Puskesmas Sukodono, Puskesmas Kepadangan, Puskesmas Sekardangan, Puskesmas Prambon, Puskesmas Balongbendo, Puskesmas Urang Agung, Puskesmas Trosobo, Puskesmas Krembung, Puskesmas Waru, Puskesmas Sedati, Puskesmas Tanggulangin, Puskesmas Tulangan, Puskesmas Wonoayu dan Puskesmas Tarik.

Sekolah-sekolah yang menjadi peserta kegiatan ini yaitu MA HAsyim Asy'ari, MA Tlasih Tulangan, SMAN 3 Sidoarjo, SMK Maarif NU, SMA RAden Rahmad Balongbendo, SMAN 4 Sidoarjo, SMAN 1 Tarik, SMK YPM Trosobo, SMAN 1 Krembung, SMAN 1 Waru, SMA Senopati Sedati, MA Salafiyah Ketegan Tanggulangin, SMK Kesehatan Modong Tulangan dan SMAN 1 Wonoayu. Masing-masing sekolah mengirimkan 5 perwakilan untuk menjadi petugas posbindu di instansinya.

Sekolah yang telah dilatih telah sepakat untuk menindaklanjuti dari pelatihan tersebut. Saat ini, masing-masing sekolah telah difasilitasi sebuah alat posbindu kit dari APBD II Kabupaten Sidoarjo untuk melaksanakan posbindu PTM di instansinya. Dengan demikian, diharapkan di Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2016 akan terbentuk 16 posbindu khusus di sekolah sehingga deteksi dini PTM dapat dilaksanakan oleh masyarakat, terutama masyarakat sekolah. Sebelumnya telah terbentuk posbindu khusus di SMKN 3 Buduran dan SMK Kesehatan Sudimoro Tulangan dan di kedua posbindu tersebut kader telah melaksanakan posbindu secara mandiri.


Artikel Sebelumnya
Launching Posbindu Di Smkn 3 Buduran Kabupaten Sidoarjo
Artikel Selanjutnya
Kegiatan Skreening Dm Di Puskesmas Sidomulyo Kab Kediri Jawa Timur