20 Januari 2017

Jangan Abaikan Ciri-ciri Awal Kanker Payudara

Jangan Abaikan Ciri-ciri Awal Kanker Payudara
Oleh : aulia

Sungguh, saat ada tanda-tanda awal ini, segera periksakan diri ke dokter. Penemuan dini terbukti dapat menyelamatkan nyawa! Ini bukan mimpi buruk, tapi kenyataan yang harus diantisipasi dengan kesadaran bersama. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa pada tahun 2020 nanti jumlah kasus kanker payudara akan meningkat. Frekuensi kasus penyakit kanker ini relatif tinggi di negara maju dan merupakan terbanyak diderita dari jenis kanker lainnya. Di Indonesia, kanker payudara menempati peringkat kedua setelah kanker serviks. Wajar saja bila penyakit kanker payudara ini masih menjadi momok yang menakutkan bagi sejumlah wanita di Indonesia. Ada beberapa cara untuk mencegah terkena kanker payudara. Anda pasti sudah sering mendengar anjuran melakukan pemeriksaan sendiri (SADARI) dan mengonsumsi beberapa makanan sehat untuk mencegah kanker payudara, seperti ikan salmon, sayur berdaun hijau, brokoli, buah delima, dan kacang brazil. Memang belum pasti apa yang menjadi penyebab terjadinya penyakit kanker payudara? Faktor reproduksi mungkin menjadi penyebab timbulnya sel kanker payudara selain faktor penggunaan hormon terutama hormon astrogen. Selain kedua faktor di atas, penyakit fibrokistik, radiasi ionisasi, serta obesitas mengambil peranan penting sebagai penyebab timbulnya kanker payudara pada wanita. Makanan juga mengambil faktor penting timbulnya penyakit kanker payudara terutama makanan yang mengandung bahan pengawet seperti boraks, zat pewarna makanan tekstil (non food grade)

Kenali Gejala Awal Nah, bila Anda melihat adanya ciri-ciri kanker payudara awal (stadium 1), pastikan segera memeriksakan diri ke dokter :

• Munculnya benjolan di payudara Benjolan di dalam payudara merupakan salah satu pertanda awal dari munculnya kanker payudara. Dan benjolan ini tidak selalu terasa sakit.

• Warna kulit payudara Anda berubah. Pada tahap ini, kulit payudara akan menjadi kemerahan, seperti terjadi iritasi, tekstur kulit terasa seperti kulit jeruk, permukaan kulit area payudara yang terkena kanker tampak berlekuk-lekuk, dan terjadi penebalan kulit.

• Putting terasa sakit Ciri-ciri dari kanker payudara stadium 1 lainnya adalah dengan munculnya perubahan pada bagian puting disertai rasa nyeri. Selain itu, ditandai dengan keluar cairan tidak normal dari puting atau puting melesak.

• Muncul benjolan pada ketiak Meski disebut kanker payudara, bukan berarti benjolan pada di bawah ketiak yang Anda temui tidak ada hubungannya dengan kanker ini. Jaringan payudara meluas hingga di bawah ketiak. Itulah kenapa kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening di bawah ketiak.

SADARI (Periksa Payudara Sendiri)

Setiap wanita dapat melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi gejala awal kanker payudara seminggu setelah menstruasi, waktu seminggu setelah menstruasi sangat tepat karena pada saat itu hormon estrogen dan progesteron berada pada kadar yang rendah. Hormon estrogen dan progesteron mengontrol dan mempengaruhi besar atau kecilnya payudara. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

• Perhatikan payudara dengan posisi kedua tangan di atas kepala kemudian kedua tangan di pinggang.

• Angkat tangan kiri ke atas kepala.

• Gunakan permukaan jari yang rata untuk meraba atau menekan payudara serta pastikan untuk menyentuh seluruh bagian payudara. Pola yang digunakan bisa dengan gerakan arah memutar, gerakan arah naik dan turun atau arah keluar dan masuk area putting. Usahakan menggunakan gerakan yang sama setiap bulannya.

• Menekan setiap putting dengan lembut dan memperhatikan apakah ada cairan yang keluar.

• Memeriksa daerah antara payudara dan ketiak serta payudara dan tulang dada sambil berbaring.

• Mengulangi semua langkah tersebut untuk payudara yang sebelah kanan.


Artikel Sebelumnya
Waspadai Komplikasi Diabetes
Artikel Selanjutnya
5 Alergen Pemicu Asma

Upcoming Agenda
24 Oktober 2018

Hari Dokter Nasional

20 Oktober 2018

Hari Osteoporosis Sedunia

19 Oktober 2018

Pra-HKN 54 Pasar Kramat Jati

10 Oktober 2018

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

Selengkapnya
Newsletter

Tetap terhubung dengan kami untuk Update info terbaru agenda-agenda PTM Departemen Kesehatan Indonesia